Ariel Geregetan Dengan Pencarian Bakat di Indonesia

0
422
Ariel 'NOAH' saat menghadiri jumpa pers Rising Star Indonesia, di Gedung Global TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (6/12/2016).
Ariel ‘NOAH’ saat menghadiri jumpa pers Rising Star Indonesia, di Gedung Global TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (6/12/2016).

JAKARTA – Vokalis Ariel “NOAH” merasa gregetan dengan sistem pencarian bakat di Indonesia yang kurang maksimal. Menurut dia, masih banyak talenta muda yang sebenarnya punya berpeluang untuk menjadi superstar.

Berangkat dari rasa itu, kekasih artis peran Sophia Latjuba tersebut tertarik untuk menjadi juri ajang pencarian bakat Rising Star Indonesia bersama artis musik Anang Hermansyah, Judika, Rossa, dan Armand Maulana.

“Saya sering lihat acara pencarian bakat. Kadang-kadang saya ada keinginan sendiri untuk terlibat. Saya selalu geregetan kalau ada yang miss,” ujar pemilik nama lahir Nazriel Irham itu dalam jumpa pers program tersebut di Gedung Global TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (6/12/2016).

Sebagai juri, Ariel ingin memberikan konstribusi yang terbaik untuk mencari talenta muda berbakat yang dapat memajukan industri musik Indonesia di masa yangakan datang.

“Baru kali ini saya memutuskan untuk memberikan insting saya. Saya punya insting mencari talenta muda. Senang terjun langsung,” kata Ariel.

Lelaki 35 tahun ini mencontohkan sebuah peristiwa ketika band yang ada di sebuah kota menjadi terkenal. Ketika itu, Ariel memandang bahwa band tersebut sebenarnya punya talenta, tetapi tidak ada wadah yang menampung mereka.

Selang setahun kemudian, lanjut Ariel, ia merasa takjub bahwa band tersebut menjadi begitu terkenal seperti saat ini.

“Setahun mereka meledak tiga single-nya. Kadang harus ada insting seperti itu yang diperlukan seorang juri,” ucapnya.

source: kompas

LEAVE A REPLY