Berpikiran Positif Dapat Memperpanjang Umur

0
2565
Ilustrasi
Ilustrasi

Pada mereka yang memiliki sikap optimis dan berpikiran positif dalam memaknai setiap kejadian, manfaat yang bisa didapat antara lain hidup lebih tenang dan panjang umur.

Tim peneliti dari Harvard menyimpulkan, berusaha mengambil sisi positif akan menurunkan risiko kematian akibat penyakit kanker, jantung, dan juga infeksi.

Ini adalah salah satu penelitian yang melihat kaitan antara optimisme dan manfaat kesehatan. Studi lain menyebutkan bahwa sifat berpikiran positif akan menurunkan risiko penyakit jantung.

Studi yang dilakukan tim dari Harvard itu menganalisa data lebih dari 70.000 wanita. Para responden menjawab pertanyaan tentang kesehatan dan status kesehatan mental, termasuk pola pikirnya dalam kondisi tertentu. Lalu, kesehatan mereka diikuti selama 8 tahun.

Selama periode studi itu, mereka yang masuk dalam kelompok orang yang optimis risikonya meninggal karena penyakit turun 29 persen. Secara khusus, risiko meninggal akibat penyakit infeksi turun 52 persen, dan stroke turun 39 persen.

Bahkan setelah faktor kesehatan seperti depresi dan gaya hidup sehat diperhitungkan, ternyata mereka yang optimis tetap memiliki peluang panjang umur lebih besar.

Para ahli mengatakan, optimisme berpengaruh langsung pada biologi. Misalnya saja meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan laju penuaan sel, dan menurunkan kadar peradangan.

Walau selama ini Anda termasuk orang yang sering pesimis, namun pola pikir positif bisa dipelajari dan dilatih.

LEAVE A REPLY