Drone Jatuh Mengenai Tamu Undangan, Sang Pengantin Digugat

0
118
Foto: GettyImages
Foto: GettyImages
Jakarta – Penggunaan drone untuk mengambil gambar dan video dari atas memang kerap menjadi andalan sejumlah videografer saat ini, tak ketinggalan ketika momen pernikahan berlangsung. Meski begitu, penggunaan drone yang tidak profesional bisa saja menimbulkan masalah seperti kasus di New Hamspshire, Amerika Serikat berikut.

Awalnya sebuah pernikahan di wilayah itu menggunakan drone untuk merekam beragam adegan. Sayangnya dua tamu yang diketahui bernama Kelly Eaton dan Kneena Ellis malah menjadi korban. Drone yang tengah terbang mendadak di dalam gedung pernikahan hilang kendali hingga jatuh dan mengenai wajah keduanya.

Entah berapa ukuran drone ini, namun yang pasti akibat tertabrak drone di bagian wajah, Eaton dan Ellis mengalami luka yang cukup serius, seperti patah di bagian hidung dan tulang, serta harus mendapat jahitan sebanyak 20 jahitan di bagian kepala. Tak hanya itu, keduanya mengalami gegar otak akibat kejadian tersebut.

Tak terima dengan luka yang dialami,dikutip dari Ubergizmo, Selasa (13/12/2016), Eaton dan Ellis akhirnya menggugat Barry Billcliff selaku pengantin pria dan pihak wedding organizer Searles Castle Event Management.

Pasangan Barry Billcliff.
Pasangan Barry Billcliff.

Billcliff pun mengelak dan mengatakan bahwa bukan dirinya yang mengendalikan drone. Hanya saja manajemen Searles Castle rupanya sudah memperingatkan Billcliff tentang bahayanya menerbangkan drone di dalam ruangan. Tapi sayangnya peringatan itu tidak digubris oleh Billcliff.

Belum jelas bagaimana saat ini proses gugatan kasus ini. Namun, satu hal pasti yang dapat menjadi pelajaran adalah jangan menerbangkan drone bila tidak profesional.

Source: detik

LEAVE A REPLY