Kaleidoskop Otomotif Indonesia di 2016

0
112
Ford Ranger dan All-New Everest.
Ford Ranger dan All-New Everest.

Jakarta — Tahun ini, industri otomotif di Indonesia diwarnai dengan aneka kejadian yang bikin gempar. Buktinya, setiap berita yang memuat tentang topik heboh tersebut mendapat banyak perhatian pembaca KompasOtomotif, bahkan selalu menjadi yang terpopuler.

KompasOtomotif berusaha melakukan kilas balik dan kembali mengingatkan pembaca bahwa kejadian-kejadian di bawah ini bisa jadi sangat memorable, sekaligus menjadi tonggak sejarah perjalanan industri otomotif Indonesia pada tahun-tahun mendatang.

Berikut rangkuman kejadian-kejadian yang bikin heboh para pencinta otomotif sepanjang tahun ini:

1. Ford hengkang dari Indonesia. Bisa jadi inilah berita paling bikin gempar tahun ini. Tak ada ”angin dan Hujan”, tiba-tiba Ford bikin pengumuman untuk menghentikan seluruh operasi bisnis di Indonesia. Langkah ini bikin diler panik, sampai melayangkan somasi dan siap menyeret Ford Motor Corporation ke meja hijau. Namun, Ford belum lama ini menunjuk RMA Group untuk meneruskan layanan purnajual di Indonesia, menggandeng diler-diler yang sudah ada. Penjualan pun langsung lunglai, bahkan harga mobil-mobil Ford di pasar Mobkas ikut anjlok.

2. Merek Wuling masuk dan rakit MPV sejuta umat. Cukup besar hit untuk berita-berita tentang ini. SAIC-GM Wuling Automobile Company Limited (SGMW) Indonesia memutuskan berinvestasi jutaan dollar untuk membangun pabrik di Cikarang, Bekasi, dan siap memproduksi MPV murah 7-penumpang. Sosok mobilnya sudah dipamerkan di ajang GIIAS 2016 lalu. Tak sekadar jualan, perusahaan ini bahkan berkomitmen untuk eksis jangka panjang dan fokus membangun jaringan.

3. Mazda ikut ”cabut” dan ganti keagenan. Setelah Ford, merek lain yang juga sepertinya menyerah dengan keadaan adalah Mazda. Bedanya, merek ini tak sepenuhnya meninggalkan Indonesia. Mereka hanya menutup PT Mazda Motor Indonesia (MMI), dan menyerahkan urusan bisnis selanjutnya ke Eurokars. Kendati bakal tetap eksis, tetapivbanyak calon konsumen yang mulai menahan diri, dilihat dari penjualan yang terus merosot sejak pengumuman itu dibuat.

4. Garansindo luncurkan motor listrik Gesits. Cukup menarik perhatian juga topik ini karena masih ada kaitannya dengan produksi anak bangsa. Garansindo menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) untuk membangun Gesits, skuter listrik yang siap dipasarkan. Kendati diwarnai kontroversi karena regulasi yang tak kunjung pasti, tetapi Garansindo tetap bertekad menjadikan Gesits sebagai motor listrik nasional.

5. Toyota caplok saham Daihatsu. Cukup heboh, meski sifatnya lebih global. Namun, kepastian Toyota membeli Daihatsu secara utuh, mau tak mau, cepat atau lambat, akan memengaruhi bisnis kedua merek di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Kedua belah pihak sepakat mendirikan perusahaan internal untuk bertanggung jawab terhadap kendaraan compact di pasar negara berkembang.

LEAVE A REPLY