Waspadai Gelaja Meningitis

0
23
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Meningitis merupakan penyakit peradangan pada selaput yang menyelimuti otak maupun di sumsum tulang belakang. Membran atau selaput yang disebut meninges sejatinya berfungsi untuk melindungi otak dan sumsum tulang belakang dari bakteri dan virus.

Ketika meninges terinfeksi, terjadilah penyakit yang disebut meningitis. Kasus meningitis lebih banyak disebabkan karena infeksi virus dibanding bakteri. Lantas apa saa gejala yang muncul jika terkena menigitis?

1. Flu
Gejala menigitis sering kali mirip flu. Direktur Eksekutif University of Missouri Student Health Centertis, Susan Even, MD, mengatakan, flu bisa jadi tanda awal meningitis.

Jika demam, sakit kepala disertai mual dan muntah,tak kunjung membaik setelah minum obat segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

2. Leher kaku
Leher kaku juga bisa jadi gejala meningitis. Leher yang kaku berbeda dengan rasa pegal di leher ketika baru bangun tidur. Pada penyakit meningitis, leher yang kaku akan terasa nyeri ketika melakukan peregangan. Rasa nyeri dapat menjalar ke kepala dan punggung.

3. Mata sensitif terhadap cahaya
Waspadai meningitis bila mata menjadi lebih sensitif saat melihat cahaya. Misalnya, Anda sering kali menyipitkan mata ketika melihat sedikit saja cahaya matahari maupun lampu.

Kemungkinan terjadi peradangan pada saraf optik di belakang mata. Biasanya, mata terasa nyeri disertai dengan sakit kepala.

4. Kebingungan dan sulit konsentrasi
Meningitis akan memengaruhi kinerja otak ketika infeksi terjadi pada selaput otak. Akibatnya, Anda akan merasa kebingungan dan sulit berkonsentrasi. Misalnya, Anda menjadi sering merasa kebingungan untuk menjelaskan sesuatu.

5. Bintik-bintik merah di kulit
Muncul bintik-bintik merah atau ruam di kulit juga bisa jadi tanda meningitis. Gejala ini bisa terjadi ketika bakteri melepaskan racun, sehingga membuat pembuluh darah di kulit terganggu dan memunculkan ruam.

Menurut Susan, jika sudah sampai muncul ruam, meningitis biasanya sudah lebih parah. Tanpa disadari, kerusakan organ dan saraf di otak mungkin sudah terjadi.

source: kompas

LEAVE A REPLY