Antisipasi Aksi “Jokowi End Game” 24 Juli, Aparat Siapkan Pengamanan

  • Whatsapp
Jokowi End Game

Mengantisipasi adanya aksi “Jokowi End Game” yang isunya akan berlangsung hari ini Sabtu (24/7), aparat kepolisian Polda Metro Jaya kerahkan ratusan personil keamanan.

Seruan aksi “Jokowi End Game” ini sempat ramai di media sosial. Aksi tersebut rencananya akan digelar di sekitar Istana Negara, Jakarta Pusat.

Massa yang akan mengikuti aksi tersebut dikabarkan akan melakukan long march dari Glodok. Namun hingga saat ini belum jelas siapa pelaksana aksi tersebut.

Aparat kepolisian telah bersiaga dengan melakukan penutupan Jalan Merdeka Barat dan Jalan Merdeka Utara dengan barrier dan juga pagar berduri.

Pihak kepolisian Polda Metro Jaya mengerahkan 3.385 personel gabungan untuk melakukan pengamanan aksi tersebut. Para aparat tampak bersiaga sejak pukul 07.00 WIB.

Aksi demo “Jokowi End Game” tersebut bertujuan untuk menuntut Presiden Joko Widodo atas penolakan massa terhadap pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang kini berubah nama menjadi PPKM Level 4.

Tanggapan Warganet Terhadap Aksi “Jokowi End Game”

Menanggapi aksi tersebut, sejumlah warganet di Twitter mengungkapkan pendapatnya. Mereka mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah dan kebijakan-kebijakan Presiden Jokowi.

“Jokowi end game akan menjadi sejarah tentang ada nya #PresidenTerburukDalamSejarah yang dimana pada era ini telah terjadi kedzoliman penguasa terhadap rakyat pribumi NKRI. Yang dimana sistem pemerintahan nya itu membuat rakyat pribumi menderita hingga menyebabkan kematian,” tulis @Luthfi***

“Seruan Aksi “Jokowi End Game” Membuat Resim Panik ? Apapun alasanya situasi rakyat sedang dilema atas kelalaian rezim sejak awal. Munculnya kesadaran, kemarahan rakyat akan dipolitisir, dipilintir oleh penguasa melalui aparat maupun para pendukung. #JokowiEndGame,” kata @Mula***

Selain itu, terjadi perdebatan dan berbagai asumsi tentang munculnya isu aksi demo “Jokowi End Game” ini. seperti yang diungkapkan oleh salah satu warganet di Twitter.

“Jokowi End Game? Apa dasar dan landasannya? Kacamata siapa yg digunakan? Dimana kajian dan perkiraan dampaknya? Jika aksi penolakan PPKM mungkin masih waras, tapi kalau ini? Siapa dalang yg melempar wacana publik seperti ini? Kurasa mereka salah kaprah atau melihat semuanya salah,” ungkap @Agus***

Melansir CNN Indonesia, hingga pukul 14.20 WIB di Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Utara tidak nampak seorang pun massa aksi yang datang.

Kedua ruas jalan protokol Jakarta itu masih ditutup bagi kendaraan. Arus lalu lintas terpantau sepi dan hanya terlihat beberapa petugas aparat yang berjaga.

Baca juga: Syed Saddiq, Mantan Menpora Malaysia Didakwa Korupsi Rp3,4 Miliar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan