Berkekuatan 6.7 SR, ini Fakta Gempa di Malang

  • Whatsapp
Berkekuatan 6.7 SR, ini Fakta Gempa di Malang

Warga Malang dikagetkan oleh gempa berkekuatan 6.7 SR yang terjadi pada Sabtu (10/4) pukul 14:00:15 WIB siang.

Gempa ini diketahui berada di lokasi koordinat 8,95 Lintang Selatan (LS) dan 112,48 Bujur Timur (BT), atau lebih tepatnya 90 km barat daya, Kabupaten Malang, Jawa Timur dengan kedalaman mencapai 25 kilometer.

Gempa di Malang Terasa Sampai Luar Jawa

Gempa tersebut juga dikabarkan terasa di 24 wilayah di Indonesia. Bahkan disebutkan getarannya juga berdampak hingga Pulau Lombok dan Bali.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno. Ia menyebut, 24 wilayah merasakan gempa dengan skala Modified Mercalli Intensity atau MMI V sampai II.

Berikut daftar wilayah yang terkena dampak dari getaran gempa di Kabupaten Malang, daerah Turen, Karangkates, Malang, Blitar, Kediri, Trenggalek, Jombang, Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Yogyakarta, Lombok Barat.

Kemudian gempa juga dirasakan di Mataram, Kuta, Jimbaran, Denpasar, Mojokerto, Klaten, Lombok Utara, Sumbawa, Tabanan, Klungkung, dan Banjarnegara.

Akibat Subduksi Lempengan

Sementara itu berdasarkan keterangan BMKG, gempa di Kabupaten Malang merupakan gempa berskala setengah, yakni titik pusat berada di antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi.

Aktivitas tersebut menyebabkan adanya mekanisme pergerakan naik yang terjadi di lempengan, wilayah kerak bumi, sesuai episenter dan kedalaman hiposenternya.

Kendati begitu, BMKG sendiri mengatakan jika gempa tersebut tidak berpotensi bencana Tsunami, termasuk aktivitas vulkanik gunung berapi.

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,83 LS dan 112,5 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 km arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada kedalaman 80 kilometer,” ujar Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno.

Terjadi Gempa Susulan

Gempa bumi susulan yang terjadi di Malang, Jawa Timur terus terjadi meski tak beruntun. Hingga pagi ini pukul 06.54 WIB tercatat terjadi ke 10 kalinya.

Namun, 9 kali gempa susulan setelah gempa bumi pertama. Kekuatannya tidak sebesar awal, yakni 6,7 SR. Pagi ini, Minggu (11/4) pukul 06.54 WIB kekuatannya 5 magnitudo.

Dikutip dari Detik, terjadi gempa susulan sebanyak 7 kali setelah gempa bumi pertama. Rata-rata kekuatannya 3 magnitudo.

Pada pukul gempa pertama di Malang pukul 14.00 WIB kekuatan 6,2 magnitudo kedalaman 80 km. Kemudian gempa bumi susulan di Malang pukul 14.53 WIB 3,2 magnitudo kedalaman 46km, 15.05 WIB 3,6 magnitudo kedalaman 41km, 16.04 WIB 3,3 magnitudo kedalaman 43km.

Selanjutnya, gempa bumi susulan di Malang pukul 18.36 WIB 3,4 magnitudo kedalaman 45km, 19.49 WIB 4,1 magnitudo kedalaman 48km. Kemudian pukul 20.37 WIB 3,7 magnitudo kedalaman 31km, dan 22.01 WIB 3,2 magnitudo kedalaman 41km.

Lalu gempa bumi susulan di Malang pagi ini terjadi dua kali. Yakni pukul 03.07 WIB 2,8 magnitudo kedalaman 49km dan pukul 06.54 WIB 5,5 magnitudo kedalaman 98km.

Baca juga: Terjadi Bencana Tanah Longsor dan Banjir Bandang di NTT

Pos terkait

Tinggalkan Balasan