PSM Makassar Harus Bayar Tunggakan Gaji Pemain Rp 6 Miliar

  • Whatsapp
PSM Makassar Harus Bayar Tunggakan Gaji Pemain Rp 6 Miliar

PSM Makassar dituntut untuk melunasi tunggakan gaji para pemain sebesar Rp 6 Miliar.

NDRC (National Dispute Resolution Chamber) Indonesia resmi menjatuhkan masa tenggat bagi PSM untuk membayar gaji ke pemain.

Asosisi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang turun tangan dalam permasalahan tunggakan gaji pemain-pemain PSM itu merilis jumlah gaji yang belum dibayarkan manajemen PSM kepada pemainnya sebesar Rp6 miliar.

Lewat unggahan di akun instagram resminya, APPI pun menjelaskan kronologis terkait komunikasi dengan manajemen PSM.

“24 November 2020 APPI memulai korespondensi dengan PSM. 16 Desember 2020 APPI mengirimkan surat korespondensi kedua kepada PSM. 23 dan 25 Februari 2021 APPI mengirimkan surat permohonan NDRC,” tulis APPI.

Jika melewati batas waktu tersebut maka akan ada sanksi yang diberikan kepada PSM yakni tidak dapat mendaftarkan pemain dalam tiga periode. Total keseluruhan tunggakan disebutkan mencapai Rp6 miliar.

“21 April 2021 NDRC Indonesia menyampaikan Putusan tertanggal 5, 6, & 7 April 2021, memerintahkan PSM untuk membayar tunggakan dalam waktu 45 hari dan bila melewati batas waktu, maka tidak dapat melakukan pendaftaran pemain dalam 3 periode pendaftaran,” tulis APPI lagi.

“Putusan tersebut per hari ini (20 April 2021) telah berkekuatan hukum tetap untuk dapat dipatuhi dan dijalankan seluruhnya tanpa ada toleransi dari pihak-pihak lain yang berkepentingan,” tulis APPI lagi.

Kondisi ini tentu tak menguntungkan bagi PSM yang tengah fokus mempersiapkan diri dalam menyongsong laga perebutan peringkat ketiga pada Sabtu (24/4/2021).

“Putusan tersebut per hari ini (20 April 2021) telah berkekuatan hukum tetap untuk dapat dipatuhi dan dijalankan seluruhnya tanpa ada toleransi dari pihak-pihak lain yang berkepentingan,” sambunganya.

APPI juga memaparkan perjalanan kasus tunggakan gaji PSM Makassar ini yang sudah dimulai dari korespondensi pada 24 November 2020.cPada 16 Desember 2020, APPI mengirimkan surat korespondensi kedua kepada PSM.

Baca juga: Menkes Prioritaskan Vaksin Covid-19 untuk Lansia Selama Ramadan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan