6 Tips Memotret Menggunakan Smartphone untuk Hasil yang Ciamik

  • Whatsapp
memotret menggunakan smartphone

Smartphone telah menjelma menjadi perangkat yang tak hanya sebagai alat komunikasi, tapi juga mengabadikan momen dengan kehadiran kamera melekatnya yang kian canggih. Nah, kalian perlu tahu cara memotret menggunakan smartphone agar hasilnya ciamik.

Dengan perkembangan HP, terutama di sektor kameranya, yang ada saat ini, kualitasnya terbilang mumpuni untuk sejumlah kebutuhan. Tak ayal, gadget satu ini bisa jadi alat tempur yang mumpuni.

Contohnya adalah memotret produk atau makanan yang mau dijual lewat toko online. Sebelum memfoto objek tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memotret produk atau makanan menggunakan ponsel.

Founder Jasafotojakarta Berry Phan membagikan lima tips memotret produk dan makanan menggunakan ponsel. Hal yang perlu diperhatikan saat memfoto produk dengan ponsel, yaitu cahaya. Eits, bukan berarti kalian harus memakai peralatan lampu-lampu fotografi yang besar dan mahal itu.

Tips Memotret Menggunakan Smartphone

  1. Sumber cahaya natural alias dari matahari yang melewati jendela, saat dipakai dengan tepat, bahkan bisa membuat foto yang menawan. Berikut adalah lima tips memotret produk pakai HP yang dibeberkan oleh Berry.
  2. Perhatikan arah cahaya, baik itu dari belakang (backlight) atau dari samping (sidelight). Menurutnya, cahaya yang berasal dari samping atau belakang ini bisa memberikan dimensi pada produk atau makanan yang mau difoto.
  3. Selain arah cahaya, intensitasnya juga harus diperhatikan. Jangan terlalu ‘keras’ atau juga terlalu lembut. Jarak produk dari jendela menurut Berry bisa disesuaikan dengan intensitas cahaya, kurang lebih 1 meter. Jika cahaya terlalu keras, anda bisa memanfaatkan vitrage (gorden yang semi transparan) untuk mengurangi intensitasnya.
  4. Maksimalkan ponsel. Memotret menggunakan ponsel terbilang jauh lebih simpel ketimbang menggunakan DSLR/mirrorless, karena tak perlu repot memilih lensa. Anda hanya perlu mengoptimalkan pengaturan dalam menu kameranya.
  5. Pilih properti yang tepat. Properti bisa dipilih yang warnanya senada dengan background. Namun harus diingat, ukurannya jangan melebihi ukuran produk yang akan difoto karena akan mengalihkan ‘perhatian’ dari objek yang ingin ditonjolkan.
  6. Jangan lupakan negative space. Menurut Berry, kita harus menyisakan ‘ruang kosong’ dalam frame foto, alias jangan dipenuhi oleh objek dan berbagai properti. Ruang ini nantinya bisa diisi dengan berbagai teks yang menjelaskan si objek.

Foto produk yang menarik ini juga disebut sebagai aspek paling penting untuk menarik calon pembeli dalam mengklik produk tersebut. Tips ini dibeberkan Ian Agisti Rani, Merchant Community and Engagement Lead Bukalapak November lalu.

Selain foto, menurutnya ada empat hal penting yang harus diperhatikan untuk bisa menarik calon pembeli. Yaitu, judul produk, harga, rating penjual, dan label penjual.

Baca juga: 2 Cara Mengobati Bipolar Paling Ampuh

Pos terkait

Tinggalkan Balasan