Selain Remix Adzan, Mnet Pernah Tuai 3 Kontroversi Ini

  • Whatsapp
Mnet
Lagu latar acara stasiun TV Mnet, Street Women Fioghter tuai kecaman karena remix adzan

Salah satu stasiun TV kabel asal Korea Selatan, Mnet, baru-baru ini tuai kecaman dan amarah warganet di media sosial. Hal tersebut lantaran Mnet dituding menggunakan suara adzan pada lagu pembuka program Street Woman Fighter.

Kabar tersebut mencuat usai sebuah unggahan video seorang warganet asal Malaysia yang mengecam aksi tersebut ramai di media sosial. Dalam videnya, akun @izzatielya memperlihatkan bagian suara adzan yang di-remix pada lagu tersebut.

Bacaan Lainnya

“Mereka remix suara adzan sebagai musik background untuk lagu komersial di bawah Mnet. Hal ini sangat biadab, karena mereka mengulik sensitivitas sebuah agama,” ujar warganet tersebut dalam video TikTok miliknya, mengutip Okezone.com.

Ia menegaskan, adzan bukanlah sesuatu yang bisa digunakna sebagai musik atau hiburan.

“Ini adalah penghinaan terhadap agama Islam! Jadi, mari kita gaungkan tagar #Mnetapologize untuk mendesak pihak Mnet membuat permintaan maaf terbuka kepada seluruh umat Islam.”

Di akhir video, akun @izzatielya menegaskan bahwa adzan adalah panggilan bagi umat Muslim dalam menjalankan salat.

“Adzan bukan musik! Menjaga kesucian Islam adalah tanggung jawab semua umat Islam,” pungkasnya.

Atas kontroversi tersebut, Mnet merilis permintaan maaf pada Rabu (8/9) karena telah menggunakan latar audio adzan yang di-remix dalam pembukaan acara Street Woman Fighter episode perdana.

Melalui akun Instagram resmi @mnet_dance, pihak Mnet melayangkan permohonan maaf atas kasus tersebut.

“Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang tidak diinginkan yang disebabkan oleh kemungkinan irama khusus itu,” tulis mereka, mnegutip Antara News.

Pihaknya mengatakan, latar suara tersebut telah terdaftar di situs streaming resmi. Tim produksi berpendapat audio dari lagu tersebut cocok sebagai musik latar program.

Mereka menekankan bahwa pihaknya tidak memiliki niat lain dan tetap menghargai kritik dari penonton di seluruh dunia. Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak Mnet mengatakan akan mengunggah ulang video episode pertama tersebut setelah mengganti musik latar.

3 Kontroversi Mnet

Sebelum viral karena dugaan remix adzan, inilah 3 kontroversi Mnet yang menuai kecaman, seperti yang dikutip dari Wolipop:

1. Perlakuan tidak adil dalam acara Survival Kingdom

Mnet
Acara Survival Kingdom

Acara survival Mnet, Kingdom, baru-baru ini menuai kontroversi. Warganet menilai grup K-Pop yang berpartisipasi dalam acara tersebut tidak diperlakukan adil dalam episode pertama.

Tiga dari enam drup K-Pop diduga memiliki anggaran yang lebih tinggi dibandingkan grup lainnya. Menyusul kontroversi tersebut, Ilgan Sports melaporkan bahwa Mnet telah memberi tahu biaya produksi dibatasi 5 juta won atau setara Rp60,9 juta.

Setelah pertimbangan ulang, stasiun televisi milik perusahaan CJ tersebut memutuskan untuk menyesuaikan anggaran setiap grup K-Pop. Namun, terdapat miskomunikasi yang mengakibatkan hanya tiga grup K-Pop yang mengetahui keputusan final pihak stasiun televisi.

Acara survival tersebut menampilkan grup K-Pop BTOB, iKON, THE BOYZ, Stary Kids, SF9 dan ATEEZ.

2. Manipulasi voting acara Survival Produce 101

Mnet
Acara Survival Produce 101

Pada tahun 2019, Mnet dilaporkan melakukan manipulasi voting dalam empat season Produce 101. Pengadilan memanggil 8 orang termasuk Producer Director Ahn Joon Young untuk diadili karena dugaan penipuan dan disrupsi bisnis.

Lima pegawai agensi K-Pop juga turut ditangkap atas berbagai tuduhan termasuk pelanggaran kepercayaan.

Ahn Joon Young memanipulasi voting yang dilakukan penggemar selama siaran langsung untuk memastikan trainee tertentu berhasil debut. Selama penyelidikan, ia mengaku melakukan manipulasi acra Produce 48 dan Produce X 101.

Namun, jaksa menemukan bukti bahwa ia juga melakukan tindak kecurangan dalam season pertama dan kedua Produce 101.

3. Audisi ‘gadungan’ acara Survival Idol School

Mnet
Acara Survival Idol School

Di tengah kontroversi manipulasi voting Prduce 101, seorang kontestan yang mengikuti acara Survival Idol School mengungkapkan kecurangan acara Mnet. Lee Hae In yang menjadi korban manipulasi mebeberkan hal tersebut dalam program televisi PD Notes.

Idol School mengadakan audisi terbuka di mana lebih dari 3000 calon kontestan berkumpul untuk mendapat kesempatan tampil di acara Mnet. Lee Hae In mengungkap audisi tersebut tidak pernah terjadi.

Pihak stasiun televisi telah menentukan peserta mana yang akan berpartisipasi dalam acara Survival Idol School. Lee Hae In awalnya diberitahu bahwa ia tidak perlu syuting ke tempat audisi. Namun akhirnya ia diminta pergi ke sana agar situasi audisi nampak otentik.

“Produser pertama-tama mengatakan padaku untuk tidak menghadiri stadion audisi, tempat 3000 ribu kontestan berkumpul. Jadi aku pikir aku tidak harus pergi dan mempersiapkannya. Tapi sehari sebelum syuting audisi, mereka menyuruhku pergi karena aku meraih popularitas dari Produce 101,” ungkap Lee Hae In.

Lee Hai In adalah kontestan yang berada di peringkat teratas, namun tiba-tiba gugur dalam episode final Idol School. Pihak Mnet meminta maaf dan berjanji akan mendebutkannya dalam grup lain. Namun, hal itu hanyalah janji belaka.

Baca juga: Ini 4 Fakta STAYC, Raih ‘Best Rookie’ Grup K-Pop di Billboard

Pos terkait

Tinggalkan Balasan