Diwarnai Kartu Merah, Pertandingan Arema vs Bhayangkara Solo FC Berakhir 1-1

  • Whatsapp
Arema vs Bhayangkara
Pertandingan Arema FC VS Bhayangkara Solo FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (12/9) (Foto: dok. Liga Indonesia Baru)

Laga Arema vs Bhayangkara FC yang berlangsung sengit di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor berkahir 1-1. Skor imbang tersebut membuat kedua tim harus berbagi satu poin dalam pertandingan yang digelar Minggu (12/9) sore WIB.

Pertemuan Arema vs Bhayangkara FC ini disebut-sebut sebagai bigmatch karena kedua tim ini selama beberapa musim terakhir menjadi tim papan atas.

Gol untuk Arema FC dicetak oleh pemain pengganti bernomor punggung 41, Dendi Santoso pada menit ke-72. Sementara gol Bhayangkara FC disumbang oleh Ezechiel N’Douassel di menit ke-65.

Dalam pertandingan tersebut, Arema FC mengenakan jersey berwarna biru, melawan Bhayangkara FC yang mengenakan jersey berwarna kuning.

Jalannya Pertandingan Arema VS Bhayangkara FC

Arema vs Bhayangkara
Pertandingan sengit Arema vs Bhayangkara

Babak pertama

Memiliki karakter yang sama-sama agresif, laga pada babak pertama Arema vs Bhayangkara FC berlangsung seru. Kedua kesebelasan menunjukkan jual beli serangan sejak menit-menit awal.

Dua puluh menit awal pertandingan Arema vs Bhayangkara FC, kedua tim tampil cukup hati-hati dalam upaya melancarkan serangan.

Dampaknya, kedua tim lebih banyak memainkan bola di sektor tengah. Tak ada peluang membahayakan yang tercipta.

Menit-menit awal banyak diwarnai pelanggaran-pelanggaran ringan, terutama saat duel antara bek Arema FC, Sergio Silva dengan striker Bhayangkara FC, Ezechiel N’Douassel.

Pada menit ke-22, sebuah ancaman ke arah gawang terjadi. Mendapatkan umpan di dalam kotak, Ezechiel N’Douassel melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh.

Namun tendangan Ezechiel masih melebar di sebelah kiri gawang Arema FC yang dikawal Adilson Maringa.

Tidak tinggal diam, ancamana Bhayangkara FC segera dibalas Arema FC mellaui tendangan bebas. Rizky Dwi yang ditunjuk sebagai eksekutor dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Rizky Dwi melesatkan tembakan ke tiang dekat. Namun dapat ditepis dengan sigap oleh kiper Bhayangkara FC, Awan Setho.

Penyerang anyar Arema FC, Carlos Fortes juga baru mendapatkan peluang pertamanya pada laga ini di akhir babak pertama. Namun, upayanya juga belum membuahkan hasil.

Tembakan Carlos Fortes masih menyamping ke sisi kanan gawang Bhayangkara FC. Babak pertama pun berakhir tanpa tambahan skor.

Babak kedua

Arema vs Bhayangkara
Dendi Santoso setelah menciptakan satu gol untuk Arema FC pada menit ke-71 (Foto: Twitter/AremafcOfficial)

Arema FC yang kalah dalam penguasaan bola di babak pertama mencoba menyerang lebih dulu. Sebuah serangan yang menciptakan kemelut di depan gawang Bhayangkara FC masih alot dan belum membuahkan hasil.

Upaya Kusheyda Hari Yudo masih dapat dinetralisir para pemain Bhayangkara FC, sementara Dedik Setiawan yang mendapat bola liar justru tak mampu mengarahkan tendangannya ke gawang.

Tim berjulukan The Guardian pun tak tinggal diam. Andik Vermansyah dan rekannya mencoba melakukan serangan dari sisi sayap.

Hasilnya, pada menit ke-65, Ezechiel N’Douassel berhasil memecah kebuntuan. Sundulannya dari dalam kotak penalti berhasil melewati gawang Adilson Maringa dengan sempurna. Bhayangkara FC unggul 1-0.

Tidak berselang lama, pemain pengganti Dendi Santoso mampu menyamakan kedudukan Arema FC dengan sebuah gol pada menit ke-72.

Singo Edan semakin di atas angin setelah pemain Bhayangkara FC, TM Ichsan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-79 setelah diusir wasit. Kartu kuning kedua TM Ichsan membuatnya harus keluar lapangan.

Keunggulan jumlah pemain memang membuat Arema FC semakin gencar mengirimkan serangan. Namun skor imbang menjadi hasil yang harus diterima oleh kedua kesebelasan.

Sumber: Pikiran Rakyat

Baca juga: Romelu Lukaku Resmi Diboyong Chelsea dengan Mahar EUR115 Juta, Bagaimana Nasib Inter?

Pos terkait

Tinggalkan Balasan