Tips Memanfaatkan Sinar Matahari untuk Berjemur

  • Whatsapp
sinar matahari
Berjemur di bawah sinar matahari pagi (foto: pexels)

Saat masih bayi, orang tua seringkali membawa anaknya untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi. Bukan hanya bayi dan anak-anak saja, namun orang dewasa juga membutuhkannya, lho.

Waktu yang tepat untuk berjemur di bawah sinar matahari adalah saat pagi hari. Pada waktu inilah sinar yang dipancarkan matahari masih belum begitu terik sehingga Anda dapat menikmati manfaatnya secara alami.

Bacaan Lainnya

Sinar matahari pagi diketahui menghasilkan sinar UV (ultraviolet) yang dapat diubah oleh tubuh menjadi vitamin D saat menyentuh permukaan kulit. Tubuh membutuhkan vitamin D untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imunitas tubuh serta mentransmisi kerja otot dan saraf.

Berjemur yang dianjurkan adalah 15-20 menit sebelum pukul 10 pagi. Anda dapat berjemur di bawah sinar matahari pagi sediitnya dua hingga tiga kali seminggu.

Manfaat Sinar Matahari untuk Kulit

Sinar matahari
(foto: pexels)

Tubuh manusia tidak diciptakan dengan kemampuan memproduksi vitamin D dengan sendirinya. Sedangkan makanan yang mengandung vitamin D jumlahnya terbatas, hanya terdapat pada jenis-jenis tertentu saja.

Solusi untuk memperoleh asupan vitamin D yang mudah dan praktis adalah dengan memanfaatkansinar yang dipancarkan oleh matahari di pagi hari.

Asupan vitamin D yang cukup dapat menghindarkan tubuh dari penyakit rheumatoid arthritis, tuberkulosis, multiple sclerosis, diabetes tipe 1 dan osteomalacia. Pada anak-anak, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penyakit rakitis.

Belakangan ini diketahui bahwa berjemur di bawah sinar matahari dapat mengurangi risiko infeskri virus Corona, meski hal ini membutuhkan penelitian yang lebih lanjut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, paparan sinar matahari dapat mengatasi beberapa kondisi kulit. Radiasi sinar UV bermanfaat untuk mengatasi kulit berjerawat, eksim, sakit kuning dan psoriasis. Terapi ini tentu dilakukan di bawah pengawasan dokter atau ahli medis.

Meskipun bermanfaat, sebaiknya hindari berjemur pada pukul 10.00-16.00 karena dapat berakibat rusaknya kulit dan meningkatkan risiko timbulnya kanker kulit. Anda dapat menggunakan penutup kepala, pakaian lengan panjang, kacamata anti UV dan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan langsung radiasi matahari.

Tips Aman Berjemur di Bawah Sinar Matahari Pagi

sinar matahari
(foto: pexels)

Selain menggunakan pakaian panjang, Anda juga bisa memfaatkan krim tabir surya. Krim tabir surya mudah sekali ditemukan. Seperti penggunaan lotion yang mengandung Sun Protection Factor (SPF).

Krim atau lotion yang mengandung SPF tertentu akan memberikan perlindungan terhadap sinar matahari sebesar 97 persen pada SPF 24 dan 98 persen pada SPF 50 ke atas.

Berikut tips aman berjemur di bawah sinar matahari:

  • Gunakan lotion kulit untuk melindungi dari paparan matahari dengan SPF minimal 24
  • Aplikasikan lotion SPF sekitar 20-30 menit sebelum keluar rumah atau berjemur. Hal ini berguna agar lotion dapat terserap oleh kulit dengan baik dan bekerja efektif.
  • Perhatikan masa kadaluwarsa produk lotion agar tidak menimbulkan masalah kulit dan dapat dirasakan khasiatnya.
  • Simpan lotion SPF di tempat yang sejuk dan kering, agar tidak mengubah partikel-partikelnya.
  • Lotion SPF hanya mampu melindungi kulit dari terik matahari untuk waktu tertentu. Disarankan untuk mengaplikasikan lotion SPF setiap 2 jam sekali jika Anda beraktivitas di luar ruangan.

Selain menyehatkan, sinar matahari pagi dipercaya dapat meningkatkan produksi serotonin, hormon yang dapat memberikan rasa bahagia. Jadi, jangan khawatir untuk melakukan aktivitas fisik seperti berolah raga di pagi hari agar merasakan manfaat sinar matahari.

Baca juga: Penuhi Asupan 3 Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan