2 Puasa Sunnah Menjelang Idul Adha, Bagaimana Keutamaannya?

  • Whatsapp
Idul Adha
(foto: pixabay)

Perayaan hari raya Idul Adha akan dilaksanakan pada 20 Juli mendatang. Selain memepringati hari raya dengan melakukan salat ied, umat Muslim juga melaksanakan dua puasa sunnah sebelum hari raya Idul Adha.

Kedua puasa sunnah tersebut adalah puasa Tarwiyah dan Arafah. Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah atau bertepatan dengan hari Minggu tanggal 18 Juli 2021. Sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau 19 Juli 2021.

Bacaan Lainnya

Keutamaan Puasa Sunnah Menjelang Idul Adha

Melansir NU Online, puasa sunnah Tarwiyah memiliki keutamaan yang luar biasa. Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa yang telah dilakukan selama satu tahun.

Seperti yang tersebut dalam hadits berikut ini:

“Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun.” (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar)

Sebagian ahll hadits mempermasalah kualitas dan riwayat hadits tersebut. Mereka menyimpulkan bahwa hadits ini tidak dapat dijadikan sandaran atua hujjah syariyah.

Namun secara umum, anjuran untuk berpuasa sebelum hari raya Idul Adha ini juga termaktub dalam sebuah hadits sahih terkait anjuran untuk beramal salih terutama pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Berikut hadits riwayat Ibnu ‘Abbas RA dalam Sunan At-Tirmidzi yang beriiskan anjuran beramal salih di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah:

“Rasulullah SAW bersabda: Tiada hari lain yang disukai Allah SWT untuk diisi dengan ibadah sebagaimana (kesukaan-Nya pada) sepuluh hari ini.” (HR Tirmidzi)

Berdasarkan berbagai keterangan dan hadits, ulama dari Mazhab Syafi’i menganjurkan umat Islam untuk mengisi 10 hari pertama Dzulhijjah dengan amal salih, termasuk puasa sunnah Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah.

Selain Tarwiyah, puasa sunnah menjelang hari raya Idul Adha juga dilaksanakan pada hari Arafah. Puasa ini dilakukan bersamaan dengan jamaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Puasa Arafah memiliki keutamaan yang begitu besar. Oleh karena itu, ulama mengkategorikan puasa Arafah sebagai puasa sunnah yang sangat dianjurkan (muakkad). Seperti sabda Rasulullah SAW berikut ini:

“Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim).

Itulah beberapa keutamaan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah yang dilaksanakan menjelang perayaan hari raya Idul Adha.

 

Baca juga: Niat Qadha Puasa dan Idul Adha, Begini Hukumnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan