Kilas Balik 20 Tahun Peristiwa 9/11, Kronologi dan Pemulihan Pasca Tragedi

  • Whatsapp
Peristiwa 9/11
Gedung Menara Kembar WTC New Yoirk saat Peristiwa (Foto: BBC)

Sepuluh tahun berlalu, Peristiwa 9/11 menyisakan banyak duka. Peristiwa serangan teroris yang meruntuhkan menara kembar World Trade Centre (WTC) di kota New York itu diperingati setiap 9 September.

Menara ini memiliki kolam renang air terjun dengan tinggi sekitar 30 kaki. Ukuran air terjun ini termasuk yang terbesar di Amerika Utara.

Nama-nama korban yang tewas dalam peristiwa 9/11 di New York terukir di atas perunggu sekitar tepi kolam, seperti yang tertulis dalam laman 9/11 Memorial & Museum, melansir Tirto.id.

Sejarah Singkat Peristiwa 9/11

Peristiwa 9/11
Kondisi Menawa Kembar WTC setelah dihantam pesawat yang dibajak (Foto: REUTERS/Sean Adair)

Singkatan “9/11” dibuat sebagai tanda bahwa terjadi empat serangan oleh teroris terkoordinasi yang dilakukan pada 11 September 1993, WTC diserang karena melambangkan globalisasi, kekuatan ekonomi dan kemakmuran Amerika.

Teroris Al-Qaeda juga hendak menyerang Pentagon, markas besar Departemen Pertahanan AS. Markas ini berfungsi sebagai simbol kekuatan militer Al-Qaeda.

Harapan mereka dengan menyerang simbol-simbol kekuatan Amerika ini adalah untuk dapat melemahkan posisi Amerika Serikat di komunitas dunia dengan menyebarkan ketakutan ke seluruh negeri.

Peristiwa ini terulang kembali pada pagi hari tanggal 11 September 2001. Sebanyak 19 teroris Al-Qaeda membajak empat pesawat komersial.

Mereka menabrakkan dua pesawat ke lantai atas Menara Utara, Selatan kompleks WTC dan pesawat ketiga ke Pentagon di Arlington, Virginia.

Penerbangan AA11 menembus lantai 93 hingga lantai 99 gedung tersebut dan menewaskan ratusan orang.

Selang 17 menit setelah kecelakaan pertama di Menara Utara, pesawat dengan nomor penerbangan UA175 menabrak Menara Selatan WTC, merobek lantai 77 dan 85.

Pesawat ketiga yang dibajak, penerbangan AA77 menghantam dinding barat Pentagon, menghasilkan bola api yang menjulang 60 meter di atas asap.

Pesawat keempat, Penerbangan UA93 jatuh ke lapangan kosong di Pennsylvania barat sekitar 20 menit melalui udara di Washington, D.C.

Ribuan Korban Peristiwa 9/11

Peristiwa 9/11
Orang-orang berlarian menlarikan diri dari Menara Utara World Trade Center yang kolaps saat peristiwa 9/11 (Foto: BBC)

Melansir BBC, secara keseluruhan, 2.977 orang (tidak termasuk 19 pembajak) kehilangan nyawa, sebagian besar di New York.

  • Semua 246 penumpang dan awak di empat pesawat tewas
  • Di Menara Kembar, 2.606 orang meninggal – tewas secara langsung atau karena cedera
  • Di Pentagon, 125 orang tewas

Tercatat korban termuda adalah Christine Lee Hanson yang berusia dua tahun, yang meninggal di salah satu pesawat bersama orang tuanya, Peter dan Sue.

Yang tertua adalah Robert Norton yang berusia 82 tahun, yang berada di pesawat lain bersama istrinya Jacqueline, dalam perjalanan ke pesta pernikahan.

Ketika pesawat pertama menghantam, diperkirakan 17.400 orang berada di dalam gedung.

Tidak ada yang selamat di atas zona tabrakan di Menara Utara, namun 18 orang berhasil melarikan diri dari lantai di atas zona tabrakan di Menara Selatan.

Warga dari 77 negara yang berbeda menjadi korban. Kota New York kehilangan 441 responden pertama atau petugas yang sudah terlatih untuk memberikan bantuan pertama kali di lokasi darurat,

Ribuan orang terluka atau kemudian menderita penyakit yang terkait dengan serangan tersebut, termasuk petugas pemadam kebakaran yang bekerja di puing-puing beracun.

Dalang Peristiwa 9/11

Sebuah jaringan ekstremis Islam yang disebut Al-Qaeda merencanakan serangan dari Afghanistan. Dipimpin oleh Osama Bin Laden, Al-Qaeda menyalahkan Amerika Serikat dan sekutunya atas konflik di dunia Muslim.

Sembilan belas orang melakukan pembajakan pesawat, bekerja dalam tiga tim yang terdiri dari lima orang. Satu kelompok terdiri dari empat orang, pada pesawat yang jatuh di Pennsylvania.

Setiap kelompok memiliki seseorang yang telah menjalankan pelatihan pilot. Seperti yang ditulis oleh BBC, mereka menjalankan pelatihan pilot di sekolah terbang di Amerika Serikat sendiri.

Lima belas pembajak adalah orang Saudi seperti Bin Laden, dua orang dari Uni Emirat Arab, satu dari Mesir dan satu dari Lebanon.

Tanggapan Amerika Serikat

Peristiwa 9/11
Koleksi para foto korban peristiwa 9/11 yang tersimpan rapi di Museum 9/11 (Foto: BBC)

Kurang dari sebulan usai serangan, Presiden George W Bush memimpin invasi ke Afghanistan – didukung oleh koalisi internasional – untuk membasmi Al-Qaeda dan memburu Bin Laden.

Namun, baru pada tahun 2011 pasukan AS akhirnya menemukan dan membunuh Bin Laden di negara tetangga, Pakistan.

Terduga arsitek penyerangan peristiwa 9/11, Khalid Syeikh Mohammed, ditangkap di Pakistan pada tahun 2003. Ia terlah ditahan AS di Teluk Guantanamo sejak saat itu dan masih menunggu persidangan.

Al-Qaeda masih ada. Kelompok ini adalah yang terkuat di Afrika Sub-Sahara tetapi bahkan sekarang memiliki anggota di dalam Afghanistan.

Pasuka AS meninggalkan tanah Afghanistan tahun ini setelah hampir 20 tahun berada di sana. Memicu ketakutan dari banyak orang bahwa jaringan Islamis itu bisa kembali lagi.

Baca juga: 4 Fakta Tersembunyi Penjajahan Belanda di Indonesia yang Wajib Anda Ketahui

Pos terkait

Tinggalkan Balasan