Nama Harun Masiku & Juliari Disinggung Yan Harahap Pasca Diumumkannya Puspol PDIP Bersih Korupsi

  • Whatsapp
Harun Masiku
Bendera PDIP (Detikcom/Rifkianto Nugroho)

Nama Harun Masiku dan Jualiari Batubara disinggung politikus Parta Demokrat terkait survei Puspoll yang menyebutkan PDIP bersih dari korupsi.

Lembaga riset dan survei Pusat Polling (Puspoll) mengumumkan hasil survei yang dilaksanakan pada periode 20-29 Arpil 2021.

Dari hasil survei tersebut, diketahui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai politik dengan nilai elektabilitas terbesar dibanding partai politik lainnya, yaitu sebesar 22,3 persen.

Metode survei yang digunakan adalah  wawancara tatap muka dengan kuesioner terstruktur. Dari beberapa indikator nilai elektabilitas partai politik, PDIP dianggap bersih dari korup dan pro pemberantasan korupsi.

Hasil survei menunjukkan bahwa PDIP memiliki skor 15,7%, kemudian Partai Gerindra 10% dan Partai Keadilan Sosial (PKS) 7,8% pada indikator partai bersih dari korupsi.

Hal tersebut mendapat sorotan dari Politikus Partai Demokrat, Yan Harahap. Dalam akun Twitter miliknya, ia secara blak-blakan mengomentari dan meragukan hasil survei tersebut.

“Apa mungkin? Apa gak takut diprotes Juliari, Harun Masiku dll?,” cuit Yan sembari mengutip link berita hasil survei tersebut.

Yan kemudian mengunggah foto kedua kader PDIP tersebut dengan mengomentari hasil survei Puspoll Indonesia.

“Ada dugaan, kedua orang ini ‘tersinggung’ membaca berita ini: “Survei Puspoll: PDIP Partai yang Paling Bersih dari Kasus Korupsi”,” lanjutnya.

Diketahui bahwa Juliari Batubara adalah salah satu kader PDIP yang terseret kasus korupsi dana bantuan sosial saat ia menjabat sebagai Menteri Sosial di era Jokowi.

Sedangkan Harun Masiku adalah Caleg PDIP yang masih menjadi buronan dalam kasus suap pengurusan penggantian anggota DPR periode 2019-2024.

Survei yang dilakukan lembaga Puspoll ini juga menyoroti fenomena di publik terkait partai politik hingga peluang calon presiden yang akan datang dengan elektabilitas yang kuat.

Melansir Genpi.co, survei ini dilakukan menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error sekitar 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Dengan usia minimum responden 17 tahun atau sudah memenuhi syarat menjadi pemilih.

Harun Masiku ‘Menghilang’

Yosef Sampurna Nggarang, Sekjen Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR), mengungkap kasus dugaan korupsi yang dilakukan Harun Masiku.

Yos Nggarang, sapaan akrabnya, menyoroti kasus dugaan korupsi tersebut melalui akun Twitternya @yosnggarang. Ia mengingatkan terkait hilangnya politisi PDIP, Harun Masiku kini telah memasuki 500 hari.

Yos juga menyebut Harun Masiku sebagai ‘anak kos’ yang telah hilang.

“Anak Kos yang bernama Harun Masiku hilang dan waktu terus berputar,” cuit Yos Nggarang yang dilansir dari akun Twitter @yosnggarang pada Senin, 24 Mei 2021.

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum berhasil menangkap buronan Harun Masiku.

Mengutp berita Galamedia, pihak KPK pun juga meyakini bahwa mantan caleg PDIP tersebut masih berada di Indonesia. Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengungkapkan bahwa seluruh akses untuk Harun Masiku menuju ke luar negeri telah ditutup.

 

Baca juga: Gubernur Jawa Barat Tutup Objek Wisata Pantai Pangandaran

 

Tinggalkan Balasan