7 Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas, Wajib Dicoba

  • Whatsapp
Daging Kurban
Cara menyimpan daging kurban agar tetap awet di kulkas (freepik)

Dalam perayaan hari raya Idul Adha, berkrban merupakan satu kelaziman. Berbagai lapisan masyarakat bersuka cita menikmati daging kurban yang diberikan. Banyak orang yang kemudian mencari cara menyimpan daging kurban agar awet jika disimpan di dalam kulkas.

Banyak orang Muslim yang berlomba-lomba untuk berkurban pada hari raya Idul Adha ini. Bahkan dalam situasi pandemi pun, tidak menyurutkan niat baik mereka.

Masyarakat bahkan bisa menerima lebih dari 5 kg daging kurban. Banyaknya stok daging yang tidak mungkin langsung diolah secara keseluruhan dalah sehari, memaksa kita untuk menyimpan daging kurban lebih lama.

Namun sayangnya belum banyak yang tahu cara menyimpan daging kurban agar tetap berkualitas. Pasalnya, daging kurban dapat menurun kualitasnya atau bahkan rusak, jika salah dalam mengelola penyimpanan dan pengolahannya.

Cara Menyimpan Daging Kurban

Agar tidak salah kaprah dalam menyimpan daging kurban, berikut beberapa tips agar daging kurban yang disimpan tetap berkualitas baik bahkan bisa disimpan hingga berbulan-bulan dalam freezer.

1. Perhatikan kebersihan tangan dan tempat penyimpanan daging

Jangan pernah memegang daging saat tangan dalam keadaan kotor. Tangan yang kotor mengandung kuman-kuman dan mikroba penyebab patogen (penyakit) dapat berpindah dan berkembang biak dalam daging. Selalu perhatikan kebersihan tangan dengan mencuci tangan sebelum memegang daging segar.

Selain kebersihan tangan, pastikan wadah tempat menyimpan daging dan freezer atau kulkas dalam keadaan bersih dan kering.

2. Letakkan daging di tempat yang bersih dan jangan mencuci daging

Daging Kurban
(foto: liveplayeat.com)

Sebelum menyimpan daging kurban, letakkan daging yang masih segar tersebut di tempat atau alas yang bersih. Jangan meletakkannya pada tempat kotor apalagi tanah. Wajib diperhatikan juga adalah jangan mencuci daging segar sebelum disimpan di dalam lemari pendingin. Hal tersebut dapat menyebabkan mikroba dapat berkembang biak 10.000 hingga 100.000 kuman per menit.

3. Pisahkan daging dan jeroan

Daging Kurban
(foto: pexels)

Untuk memudahkan penyimpanan, sebaiknya pisahkan antara daging, lemak dan jeroan. Selain itu, pisahkan pula daging sapi dan daging kambing.

4. Potong daging sesuai kebutuhan dan simpan dalam wadah yang tertutup rapat

Daging Kurban
(foto: pexels)

Jika daging yang Anda dapatkan berupa potongan besar, potong daging menjadi beberapa bagian. Atur sesuai kebutuhan Anda seperti 500 gram dalam satu kali masak.

Simpan daging yang telah dipotong ke dalam wadah baik plastik wrap ataupun storage box. Pastikan wadah untuk menyimpan daging tertutup rapat agar tidak terkontaminasi.  Jadi saat Anda akan memasak daging tersebut, cukup Anda mengambil satu wadah untuk satu kali masak.

5. Beri label tanggal penyimpanan

Daging Kurban
(foto: betterhealth.vic.gov.au)

Jika Anda memiliki stok daging yang cukup banyak, sebaiknya beri label tanggal penyimpanan dalam setiap wadah. Hal tersebut berfungsi sebagai pengingat, sehingga Anda dapat mengontrol masa kadaluwarsa daging.

Saat hendak memasak, lakukan metode first in first out. Gunakan daging dengan waktu penyimpanan paling lama.

Daging akan bertahan 4-5 hari jika disimpan pada lemari pendingin atau chiller dengan suhu di bawah 4 derajat Celcius. Sedangkan dalam suhu freezer, daging dapat bertahan 4-12 bulan dengan suhu di bawah 10 derajat Celcius.

Semakin baik cara penyimpanan daging kurban, kualitas daging akan tetap terjaga dan dapat tahan lama.

6. Jangan simpan langsung di freezer

Daging Kurban

Daging segar sebaiknya tidak langsung disimpan di dalam freezer. Hal ini akan menyebabkan daging mengalami cold shortening atau mengekerut karena beku mendadak. Jika Anda melakukannya, kualitas daging tersebut akan menurun bahkan rusak.

Oleh sebab itu, sebelum disimpan di dalam freezer, hendaknya daging transit terlebih dahulu di dalam cool case atau lemari pendingin selama 10-20 jam. Durasi penyimpanan dan kualitas daging juga bergantung pada performa kulkas yang kita miliki.

7. Hindari memasukkan kembali daging yang sudah beku

Daging Kurban
(foto: eatathomecooks.com)

Saat Anda sudah mengeluarkan daging beku dan kondisi suhunya sudah mencair, sebaiknya jangan masukkan kembali daging tersebut ke dalam kulkas. Hal tersbeut bisa menyebabkan mikroba muncul lebih banyak dan akan membuat daging lebih cepat busuk.

Itulah beberapa cara menyimpan daging kurban di kulkas agar dapat bertahan lama dan menjaga kualitas dagingnya.

 

Baca juga: 6 Jenis Makanan yang Mengandung Vitamin D, Wajib Dikonsumsi!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan