Keutamaan 3 Puasa di Bulan Muharram

  • Whatsapp
Puasa di bulan Muharram

Memasuki tahun baru Hijriyah atau tahun baru Islam 1443 H, umat muslim disunnahkan untuk melaksanakan puasa di bulan Muharram. Seperti yang diketahui, bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan.

Selain itu, bulan Muharram juga menjadi bulan yang istimewa karena menjadi permulaan bulan dalam hitungan kalender Qamariyah.

Bacaan Lainnya

Perintah untuk puasa di bulan Muharram bahkan diistimewakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA. Ia menceritakan bahwa Rasulullah bersabda:

“Sebaik-baiknya puasa setelah Ramadhan adalah pada bulan Allah, yaitu Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.” HR Muslim.

Imam Nawawi menjelaskan, hadits shahih tersebut merupakan dalil sharih atau sangat jelas yang menunjukkan kesimpulan hukum bahwa bulan yang paling utama untuk berpuasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram.

Pelaksanaan puasa di bulan Muharram

Merujuk pada hadits di atas, dalam bulan Muharram semakin banyak berpuasa maka semakin baik. Bisa berpuasa sehari, dua hari, tiga hari atau bahkan sepanjang Muharram jika tidak memberatkan.

Melansir NU Online, puasa di bulan Muharram lebih utama dilaksanakan pada 10 hari pertama yang dimulai dengan puasa awal tahun. Termasuk di dalamnya hari Tasu’a (9 Muharram), hari Asyura (10 Muharram) dan tanggal 11 Muharram.

Bertepatan pada tahun 2021 ini, pelaksanaan puasa Muharram adalah sebagai berikut:

1 Muharram 1443 H : Selasa, 10 Agustus 2021

9 Muharram 1443 H: Rabu, 18 Agustus 2021

10 Muharram 1443 H: Kamis, 19 Agustus 2021

11 Muharram 1443 H: Jumat, 20 Agustus 2021

Keutamaan Puasa Muharram

Puasa di bulan Muharram

Hikmah puasa di bulan Muharram sebagai puasa yang paling utama setelah Ramadhan sangatlah banyak. Di antaranya, karena Muharram merupakan awal tahun Hijriyah, maka sangat pantas dibuka dengan puasa yang merupakan amal paling utama.

Selain itu, terdapat pula beberapa keutamaan puasa Muharram, yaitu:

Pertama, menjadi puasa yang paling utama, sebagaimana hadits di atas yang telah disebutkan.

Kedua, termasuk dalam keutamaan berpuasa dalam bulan-bulan mulia atau asyhurul hurum.

Ketiga, puasa sehari dalam bulan Muharram pahalanya sama dengan puasa 30 hari.

Keempat, khusus puasa hari Asyura pada tanggal 10 Muharram, maka akan menjadi pelebur dosa setahun yang telah lalu.

Kelima, khusus puasa hari Tasu’a pada 9 Muharram dan puasa 11 Muharram yang dijadikan pelengkap puasa Asyura, menjadi pembeda umat Islam dengan umat Yahudi yang sama-sama berpuasa di hari Asyura.

Baca juga: Hari Libur Nasional Agustus 2021, Tahun Baru Islam hingga Kemerdekaan RI

Pos terkait

Tinggalkan Balasan