4 Doa Turun Hujan, Latin Beserta Artinya

  • Whatsapp
Doa turun hujan
Doa-doa yang dianjurkan dibaca saat turun hujan. (Foto: unsplash)

Memasuki musim hujan, sebagian besar wilayah di Indonesia mulai diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Islam menganjurkan umatnya untuk memanjatkan doa turun hujan.

Doa turun hujan dipanjatkan sebagai wujud rasa syukur dan memohon perlindungan agar saat hujan turun tidak mendatangkan bahaya.

Melansir Republika,Imam Syafii dalam kitab ­al Umm meriwayatkan dengan sanad yang mursal, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Carilah doa yang dikabulkan, yaitu ketika bertemunya dua pasukan, waktu iqamah, serta ketika turunnya hujan.”

Doa turun hujan yang kerap dibaca adalah Allahumma shoyyiban naafi’a. Doa tersebut merupakan doa yang dinukil dari sebuah hadits dari Ummul Mu’minin Sayyidah Aisyah ra.

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ: اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, “Allahumma shoyyiban naafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat].” HR. Bukhari, Ahmad dan Nasa’i.

Bacaan Doa Turun Hujan Lainnya

Doa turun hujan
(foto: unsplash)

Pengarang kitab Syarah Bukhari, Imam Ibnu Bathal menjelaskan bahwa doa Allahumma shoyyiban naafi’a tersebut merupakan salah stau doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW ketika turun hujan, baik hujan sedang maupun hujan deras agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah.

Selain doa di atas, terdapat beberapa doa turun hujan yang dapat dibaca umat Muslim saat turun hujan. Di antaranya:

1. Doa ketika turun hujan deras

Suatu ketika, baginda Nabi Muhammad SAW pernah berdoa kepada Allah meminta diturunkan hujan. Tidak berselang lama, hujan turun dengan deras dan lebat. Dalam keadaan hujan deras tersebut, Rasulullah berdoa.

Beliau meminta kepada Allah SWT agar cuaca menjadi cerah. Hal tersebut dimaksudkan agar hujan tidak menjadi malapertaka, seperti memunculkan bencana banjir, tanah longsor dan lain sebagainya.

Adapun doa Rasulullah ketika turun hujan deras adalah sebagai berikut:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Allahumma hawalaina wala ‘alaina. Allahumma ‘alal akami wa adhirabi, wa buthunil auwdiyati, wamanabitisyajari.”

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, truunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan”. (HR. Bukhari).

2. Doa saat angin bertiup kencang

Selain hujan deras, musim penghujan kerap kali disertai dengan angin kencang. Dalam kondisi tersebut, maka dianjurkan untuk berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ ,وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

“Allahumma inni as’aluka khairaha wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat bihi. Wa a’udzubika min syarrihawa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi.”

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin (yang bertiup kencang) ini dan kebaikan yang terkandung padanya serta kebaikan apa yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang ada padanya dan kejelekan  apa yang dihembuskan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Doa mendengar petir

Seringkali turunnya hujan disertai dengan suara petir yang menyambar. Saat mendengar petir, umat Islam dianjurkan untuk berdoa:

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

“Subhanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi.”

Artinya: “Maha Suci Allag yang petir bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya”. (Imam Malik dalam al-Muwattha’).

4. Doa setelah hujan berhenti

Tidak hanya memanjatkan doa turun hujan, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa tatkala hujan telah berhenti.

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللـهِ ورَحْمَتِهِ

“Muthirnaa bifadhlillahi wa rahmatihi.”

Artinya: “Diturunkan kepada kami hujan berkat anugerah Allah dan rahmat-Nya.” (HR. Bukhari).

Doa-doa tersebut dibaca sebagai bentuk rasa syukur atas turunnya hujan dengan memuji Allah SWT sekaligus mengharapkan rahmat dan anugerahnya melalui turunnya hujan.

Baca juga: Ini Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud

Pos terkait

Tinggalkan Balasan